DPRD Samarinda Soroti Kesejahteraan Anak di Wilayah Pinggiran Kota
SAMARINDA — Perhatian terhadap anak-anak yang tinggal di kawasan pinggiran Kota Samarinda dinilai masih perlu ditingkatkan. DPRD Samarinda meminta pemerintah daerah agar pembangunan dan pelayanan terhadap anak tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah yang berada di wilayah terluar.
Anggota DPRD Samarinda menegaskan bahwa seluruh anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, serta lingkungan tumbuh yang layak. Namun, hingga saat ini masih ditemukan sejumlah wilayah pinggiran yang menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
Kondisi tersebut mencakup minimnya sarana pendidikan, kurangnya tenaga pengajar, hingga akses layanan kesehatan yang belum merata. Situasi itu dinilai dapat memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak apabila tidak segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Menurut DPRD, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemerataan pelayanan terhadap generasi muda, terutama bagi anak-anak yang tinggal jauh dari pusat kota. Pemerintah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Selain infrastruktur, DPRD juga menilai pentingnya menghadirkan ruang aman dan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial anak di kawasan pinggiran. Dukungan tersebut dianggap penting agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
DPRD Samarinda pun mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak-anak di daerah pinggiran. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Kota Samarinda.
Dengan pemerataan perhatian dan pembangunan, DPRD berharap tidak ada lagi anak-anak di Samarinda yang tertinggal akibat keterbatasan fasilitas maupun akses pelayanan dasar. (Adv/FA)
Bagaimana reaksi Anda?