DPRD PPU Dorong Kesadaran Warga Jadi Kunci Pencegahan Karhutla
PENAJAM - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai membutuhkan keterlibatan masyarakat. Kesadaran warga untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan api menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Anggota Komisi I DPRD PPU, Bijak Ilhamdani, mengajak masyarakat untuk sementara waktu menahan diri dari kegiatan yang menggunakan api.
Digitalisasi Perizinan PPU Perlu Diiringi Sosialisasi dan Pendampingan
“Kita juga berharap imbauan-imbauan kepada masyarakat kita untuk meningkatkan kesadaran mereka bahwa untuk sementara mari kita menahan diri untuk tidak memancing kebakaran,” ujarnya, Senin (21/9/2026).
Ia mengatakan terdapat berbagai aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran. Di antaranya pembakaran sampah dan pembukaan lahan dengan menggunakan metode pembakaran.
“Aktivitasnya banyak, salah satunya itu membakar sampah, membuka lahan melalui dibakar,” katanya.
Menurut Bijak, pencegahan perlu dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Aktivitas yang menggunakan api memiliki risiko apabila tidak diawasi dan api kemudian menyebar ke area sekitar.
“Untuk sementara mari kita menahan diri untuk tidak memancing hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Ia menilai masyarakat tidak harus menunggu kebakaran terjadi untuk mengambil tindakan. Menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memunculkan api merupakan bagian dari upaya pencegahan.
Bijak juga meminta agar imbauan mengenai bahaya aktivitas pembakaran terus disampaikan kepada masyarakat, baik di lingkungan permukiman maupun kawasan yang digunakan untuk kegiatan pembukaan lahan.
“Saya pikir harus kita tindak,” ujarnya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat, potensi kebakaran yang bersumber dari aktivitas manusia diharapkan dapat ditekan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pencegahan karhutla sebelum api berkembang dan membutuhkan penanganan lebih besar. (Adv)
Bagaimana reaksi Anda?