DPRD PPU Ingatkan Kebutuhan Anggaran Karhutla Sulit Diprediksi

Rq 01 September 2026, 14:21 270 kali dibaca
DPRD PPU Ingatkan Kebutuhan Anggaran Karhutla Sulit Diprediksi

‎PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, kecukupan anggaran tersebut dinilai sulit dipastikan karena skala kebakaran tidak dapat diprediksi.

‎

‎Anggota Komisi II DPRD PPU, Syarifuddin HR, mengatakan pemerintah daerah memang rutin mengalokasikan anggaran untuk menghadapi berbagai potensi bencana setiap tahunnya.

‎

‎“Insyaallah, karena kita tiap tahun juga, baik itu pemerintah daerah di sini sudah menganggarkan khusus untuk itu,” ujarnya, Selasa (1/9/2026).

‎

‎Menurutnya, anggaran tersebut dapat digunakan untuk mendukung penanganan ketika terjadi kondisi darurat. Namun, pemerintah tidak bisa mengetahui sejak awal seberapa besar kebutuhan yang nantinya muncul di lapangan.

‎

‎“Kalau masalah maksimal dan tidak maksimalnya itu wallahu alam. Artinya kita berusaha semaksimal mungkin, cuma kita tidak tahu apakah anggarannya cukup atau tidak,” lanjutnya.

‎

‎Syarifuddin menjelaskan, tingkat kebutuhan penanganan sangat bergantung pada luas kebakaran dan kondisi di lapangan. Jika kebakaran meluas, kebutuhan personel, peralatan, maupun dukungan operasional juga dapat meningkat.

‎

‎Terlebih, memasuki musim kemarau panjang, kondisi vegetasi dan lahan yang mengering dapat membuat api lebih mudah muncul serta menyebar ke wilayah lain.

‎

‎Ia menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan kesiapsiagaan sejak awal. Pemerintah dan masyarakat tidak seharusnya menunggu kebakaran membesar untuk kemudian mengambil langkah penanganan.

‎

‎“Yang penting jauh-jauh hari kita sudah tahu dengan adanya kemarau panjang seperti ini. Ini kan bukan kali ini saja, ini kan kasus setiap tahun,” pungkasnya.(adv)

Bagaimana reaksi Anda?

Tinggalkan Komentar