DPRD PPU Soroti Skema Anggaran Inpres Jalan Daerah untuk Ruas Jalan di Sepaku
PENAJAM - DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta adanya kejelasan skema pembiayaan dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, khususnya untuk menangani sejumlah akses penghubung yang masih bermasalah di Kecamatan Sepaku.
Anggota Komisi I DPRD PPU, Bijak Ilhamdani, mengatakan sejumlah ruas jalan di Sepaku telah didorong masuk dalam program tersebut. Di antaranya ruas Telemow-Pemaluan serta Sukaraja-Karang Jinawi.
Digitalisasi Perizinan PPU Perlu Diiringi Sosialisasi dan Pendampingan
Menurut Bijak, kedua akses itu telah lama menjadi perhatian masyarakat. Bahkan, persoalan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik jalan, tetapi juga status aset yang berada di luar kewenangan pemerintah daerah.
“Telemow-Pemaluan itu sudah puluhan tahun menjadi keluhan masyarakat. Walaupun status jalannya bukan aset pemerintah daerah, tetapi akses itu tetap digunakan masyarakat dan perlu kita pikirkan penanganannya,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Ia menambahkan, akses Sukaraja menuju Karang Jinawi juga menghadapi persoalan yang hampir sama. Kondisi jalan dinilai membutuhkan perhatian agar konektivitas masyarakat antarkawasan dapat berjalan lebih baik.
“Termasuk Sukaraja menuju Karang Jinawi. Itu juga sudah lama, panjang ruasnya kurang lebih seperti Pemaluan-Telemow dan kondisinya juga tidak jauh berbeda,” jelasnya.
Bijak menyebut pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan pengusulan melalui program Inpres Jalan Daerah. DPRD PPU mendorong agar usulan tersebut tidak hanya sebatas administrasi, tetapi dikawal sampai terdapat kepastian pelaksanaan.
“Kami tentu mendorong pemerintah supaya apa yang sudah diusulkan ini bisa direalisasikan. Ini juga menjadi bagian dari aspirasi masyarakat Sepaku yang harus kami kawal,” tegasnya.
Namun, persoalan pembiayaan masih menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas. Bijak mengatakan dirinya belum mengetahui secara rinci skema anggaran yang akan diterapkan dalam penanganan jalan melalui program tersebut.
Ia menyebut terdapat pembahasan mengenai skema baru dalam rencana strategis nasional 2027 yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah.
“Kita berharap nanti ada skema yang jelas, terutama bagaimana pembagian atau pengaturan anggarannya untuk Inpres Jalan Daerah ini,” lanjutnya.
Dengan kejelasan skema pembiayaan, DPRD PPU berharap pemerintah daerah dapat lebih optimal mengawal usulan penanganan jalan di Sepaku, terutama ruas yang selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.(adv)
Bagaimana reaksi Anda?